Tampilkan postingan dengan label Dunia Fashion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Fashion. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 April 2012

Tindik Lidah Sangat Beresiko Dalam Kesehatan


Apa kamu melakukan tindik di lidah? kinitindik dan tato sangat kerap digemari para remaja zaman sekarang.

Tahukah kamu? Tindik di lidah mengundang berbagai risiko yang bisa merugikan bagi tubuh. Sebagian risiko tersebut bahkan cukup membahayakan jika positif diderita. Inilah risiko kerugian akibat tindik lidah.
  • Menyebabkan perdarahan dan bengkak. Lidah memiliki banyak sekali pembuluh darah. Kalau saja ada beberapa pembuluh darah luka karena tusukan jarum, berakibat terjadinya perdarahan. Belum selesai sampai di situ, ada risiko pembengkakan pada lidah yang membuat saluran nafas terganggu. Efeknya, bernafas jadi lebih sulit.
  • Tindikan yang terpasang memicu keretakan gigi. Sekali pun gigi yang terawat biasanya cukup kuat, namun proses gesekan dengan tindikan bisa membuat gigi retak. Apalagi, itu terjadi hampir sepanjang hari.
  • Memicu terjadinya angina ludwig dan endokarditis. Penyebabnya adalah bakteri yang turut masuk melalui lubang di tindikan. Pada angina ludwig, bakteri streptokokus menginfeksi lapisan dalam mulut yang menyebabkan infeksi akut, Akibatnya, nafas terasa sesak karena pembengkakan di saluran nafas. Sementara pada endokarditis, terjadi peradangan di katup jantung yang bisa menimbulkan gangguan jantung.
  • Memudahkan kuman masuk ke tubuh. Lubang tindikan menjadi jalan masuk bagi kuman, baik dalam bentuk bakteri dan virus. Kuman leluasa tersebar ke pembuluh darah dan menginfeksi bagian yang diinginkannya. Perlu diwaspadai, pembuluh darah di lidah sangat dekat dengan jantung dan saling terhubung. Kalau kuman sampai menginfeksi jantung maka sangat berbahaya.
Alangkah baiknya kita sebagai kaum generasi yang baik dan sayang terhadap diri kita tidak perlu mencoba hal-hal negatif seperti ini.
Lebih baik kita lakukan perbuatan yang berguna dan bermanfaat ya sahabat vie.

Sabtu, 21 Januari 2012

International Fair of the Muslim World

12 Desainer Busana Muslim APPMI; Go International.....!

Jelang Keberangkatan ke Paris, 12 Desainer yang tergabung dalam organisasi APPMI Gelar Trunk Show.


Jakarta, Kabarindo- International Fair of the Muslim World siap berlangsung  di Le Bourget, Paris, sudah di depan mata.

Menjelang keberangkatan, 12 desainer busana muslim menggelar trunk show dengan busana berciri khas Indonesia.

Dua belas desainer tersebut adalah Anne Rufaidah, Boyonz Ilyaz, Dian Pelangi, Hannie Hananto, Irna Mutiara, Jenny Tjahyawati, Malik Moestaram, Merry Pramono, Monik Jufry, Najua Yanti, Nieta Hidayani dan Nuniek Mawardi.

Indonesia sebagai negara kehormatan dalam ajang tersebut mendapat kesempatan untuk menampilkan yang terbaik. Salah satunya dengan menggali potensi kekayaan Indonesia melalui penggunaan kain, motif serta keahlian pengrajin seluruh Indonesia.

Tak ayal, para desainer menampilkan paduan kreasi tenun, songket hingga kerajinan khas berbagai daerah di Tanah Air sebagai kunci kekuatan rancangan dalam ajang yang diadakan pada tanggal 17 - 19 Desember 2011.

Dalam trunk show, masing-masing desainer menampilkan satu contoh rancangan dari 10 rancangan yang akan ditampilkan di Paris mendatang.

“Ajang ini merupakan satu langkah panjang Indonesia menjadi kiblat mode dunia di tahun 2020. Tak hanya itu, ekonomi Indonesia juga bisa terbantu karena ditunjang kreatifitas para desainer dan pengrajinnya,” kata Jeti R. Hadi, Direktur Seni dan Budaya Indonesia Islamic Fashion Consortium (IIFC) pada ‘Road to Indonesia Islamic Fashion goes to Paris’ di Epicentrum Elite Club, Jakarta, Minggu (11/12/2011) tadi siang seperti dilansir dari laman OkeZone.

Nantinya, IIFC tak hanya menggelar pagelaran busana melainkan juga talk show seputar islam dan ekonomi syariah di Indonesia.

“Kami ingin memperlihatkan bahwa agama islam di Indonesia Rahmatan Lil’Alamin. Gaya hidup islaminya ikut mendukung kehidupan martabat masyarakatnya secara luas. Begitu juga dengan busana muslimnya – sesuai Syariat Islam dengan menutup aurat tapi tidak mengekang dan ‘mengecilkan’,” sahut Jeti menutup percakapan.

Tren Animal Print Melanda Artis Korea

Animal Print, adalah motif yang menyerupai warna atau bentuk kulit hewan. Biasanya, hewan yang paling banyak di tiru motif kulitnya adalah macan tutul atau loepard, zebra, dan harimau.

Motif animal print sering dipilih untuk berbagai produk fashion karena keeksotisan motif hewan tersebut. Warna-warna yang natural dan cenderung terang juga membuat pengguna produk fashion dengan motif animal print menjadi pusat perhatian.

Belakangan, artis Korea banyak yang tertangkap kamera menggunakan busana atau aksesoris dengan motif animal print dalam berbagai aktivitas mereka. Salah satunya, Shinee yang mengenakan busana dan aksesoris motif Leopard dalam video klip mereka Hello.

Hyun Bin, dalam serial doramanya Secret Garden mengenakan jaket bermotif macan tutul juga. Selain itu ada BEAST, TVXQ, After School, Girls’ Generation, Big Bang, dan 2NE1.
Memang, motif kulit hewan ini tidak cenderung pada salah satu gender saja, namun bagus juga dikenakan oleh pria maupun wanita.

Berbagai bentuk produk fashion akan nampak lebih mencolok dan menarik memang, jika dilengkapi dengan animal print. Entah itu tas, sepatu, dasi, celana, kemeja, topi, bahkan syal dan juga kaca mata motif leopard pun akan nampak berkelas.

Namun tentu saja, dengan motif mencolok yang khas dari animal print tersebut, sebaiknya kamu juga pandai memadu padan dengan baik busana dan aksesori yang kamu kenakan. Warna-warna polos akan membuat animal print kamu nampak jelas namun tidak norak.

Gaun Hasil Daur Ulang Sampah di Golden Globe Award


Saat hampir semua selebriti yang melangkah di atas karpet merah Golden Globe Award 2012 berlomba-lomba menampilkan busana yang glamour dan mahal, ada artis yang malah mengenakan busana hasil daur ulang sampah.


Ia adalah Livia Firth, istri dari Colin Firth, yang tahun 2011 lalu memenangkan piala Best Actor pada Academy Award. Tanpa ragu dan malu, ia malah mengenakan sebuah gaun yang menawan, rancangan dari Giorgio Armani.

Yang membuat gaun tersebut istimewa adalah, bahan yang digunakan merupakan hasil daur ulang dari botol plastik. Livia Firth yang juga merupakan creative director dari Eco-Age Boutique di London nampaknya ingin merubah citra red carpet sebagai tempat yang tidak peduli lingkungan.
Gaun dengan model strapless itu memiliki garis-garis putih melengkung yang berakhir dengan motif putih di ekor mermaidnya. Bahkan motif tumbuhan pula yang dipilih oleh Armani untuk mempermanis bagian putih busananya.

Untuk sepatu, percaya atau tidak, artis dunia sekelas Livia Firth memakai sepatu yang sama dengan yang digunakannya saat menghadiri Academy Award 2011. Saat sang suami mendapat penghargaan.
Benar-benar harus ditiru oleh artis lainnya.

Rabu, 11 Januari 2012

Crocs, Sandal Bermodel Biasa Yang Jadi Fenomena

Pada bulan Mei 2010, majalah TIME memasukkan sandal Crocs ke dalam salah satu dari 50 inovasi terburuk di dunia. Walaupun demikian, di jejaring sosial Facebook fan page Crocs mencatat 1,6 juta orang lebih yang menyukai halaman tersebut.


Sandal ini terbuat dari bahan yang bukan karet melainkan croslite,  sebuah bahan yang ringan dan anti bau, tidak meninggalkan jejak, serta nyaman dan lembut di kaki penggunanya. Yang paling banyak digunakan oleh penggemar Crocs adalah model klasik Clog.

Alas kaki ini untuk kali pertama dikenalkan ke publik di acara pertunjukkan perahu di Fort Lauderdale, Florida, 2002 silam. Saat itu, kalangan chef dan medis merupakan golongan yang menyukai model Clog klasik, sebab anti slip dan juga tahan lama.

Kini, bertahun-tahun sejak pertama kali diluncurkan, tidak hanya kalangan profesi tersebut saja yang menggemari Crocs. Berbagai kalangan di 90 negara tempat Crocs didistribusikan telah menjadikan sandal tersebut sebagai alas kaki favorit.

Mungkin karena begitu banyak selebritis dunia yang menggunakan sandal yang jauh dari kesan feminin ini. Dailymail merilis bahwa Rihanna, Leighton Meester, Steven Tyler serta Jack Nicholson, serta banyak selebriti Holywood lainnya terlihat mengenakan sandal ini.

Untuk putra-putri mereka pun para selebriti tidak ragu memilih Crocs sebagai alas kakinya. Misalnya Sarah Jessica Parker, Halle Bery, juga Angelina jolie pun memilih Crocs.
Memang, kenyamanan tidak selalu tampil dalam bentuk yang stylish.

Template by:

Free Blog Templates